Rahasia Sukses Negosiasi: 3 Sikap Penting yang Harus Diterapkan

Reading time : 3 minutes

Waktu baca : 3 menit

Rahasia Sukses Negosiasi

Buat kamu yang ingin makin jago dalam negosiasi, ini dia 3 sikap penting dalam negosiasi yang wajib diterapkan.

Kita semua tahu, setiap hari kita melakukan negosiasi. Jangan salah, negosiasi tak hanya terjadi dalam dunia bisnis atau politik saja, bahkan bisa dibilang dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin selalu dituntut untuk “berunding” atau berdiskusi untuk mencari kesepakatan bersama. Misalnya memilih kado ulang tahun buat sahabat atau orang tua, memilih tanggal liburan, dan lain-lain. 

Banyak orang yang mengira, rahasia sukses dalam bernegosiasi adalah kemampuan berbicara yang baik. OK, memang betul, kemampuan berkomunikasi atau berbicara efektif menjadi salah satu kunci penting dalam bernegosiasi. Lalu, apakah ada hal-hal lain yang juga sama pentingnya?

Yang jelas kita harus selalu memiliki pola pikir yang baik. Pola pikir yang baik ini adalah kunci yang membuka kesuksesan dalam bernegosiasi. Sukses bernegosiasi tak hanya mendapatkan harga yang murah atau kesepakatan yang baik, melainkan menciptakan hubungan yang baik dengan pihak lain.

Pola pikir yang baik dalam negosiasi apa saja yang harus kita terapkan? Berikut ini adalah tiga sikap penting yang wajib selalu diterapkan!

Attitude yang Baik

“Jangan mau berhubungan dengan orang yang tak punya attitude!” Pernah, nggak, kamu mendengar keluhan seperti itu. Pastinya amit-amit, jangan sampai kita yang dianggap sebagai tidak punya attitude itu, ya!  Yang jelas, attitude atau sikap yang baik itu akan selalu membantu kita dalam situasi atau kondisi apapun. Cara kita bersikap itu juga akan mencerminkan cara pikir kita terhadap seseorang atau sesuatu. Terapkan selalu sikap yang baik dalam setiap interaksi dengan orang lain, termasuk dalam negosiasi.

Jaga selalu sikap positif. Kamu harus yakin pada nilai atau manfaat yang kamu tawarkan tersebut. Tanamkan juga pikiran bahwa kamu mampu meyakinkan pihak lain tentang nilai dan manfaat tersebut. Memiliki sikap yang positif akan membawa energi positif bagi pihak lain, sehingga suasana proses negosiasi pun akan menjadi nyaman.

Sebaliknya, jika kamu pasang sikap negatif, maka energi negatif akan bisa menyelimuti proses negosiasi tersebut yang bisa dirasakan oleh semua pihak yang terlibat. Hal ini biasanya terjadi jika ada seseorang yang merasa tidak yakin dengan nilai atau manfaat yang ditawarkan, atau tidak yakin dengan kemampuan diri sendiri. Makanya rasa percaya diri dan percaya pada nilai atau manfaat yang kamu tawarkan itu sangat penting. 

Simak juga: Kuis: Tipe Negosiator yang Manakah Kamu?

Kemauan Untuk Belajar

Kemauan untuk belajar juga menjadi sikap yang penting dalam setiap interaksi, dan juga negosiasi.  Punya kemauan untuk belajar itu artinya kita juga punya kemampuan untuk memperbaiki kesalahan. Biasanya, saat mengalami kegagalan, banyak orang yang cenderung menyalahkan kondisi atau orang lain. Sebagai negosiator yang baik, kamu harus bisa menempatkan tanggung jawab tersebut pada diri sendiri.

Contohnya, saat kamu gagal meyakinkan pihak lain untuk menerima penawaranmu, jangan menyalahkan kondisi bahwa nilai penawaranmu tersebut tidak cukup. Atau, menyalahkan pihak lain yang kamu anggap tidak paham.

Jika hal seperti ini terjadi, kamu bisa melakukan analisis dan mencari penyebabnya. Jika sudah ketemu, cari cara untuk memperbaikinya. Pertimbangkan pendekatan yang bisa kamu pakai untuk meyakinkan pihak lain. Persiapkan juga hal-hal lain yang bisa dipakai untuk mendukung penawaranmu ini.

Yang jelas, kemauan untuk belajar ini akan sangat baik untuk diterapkan dalam konteks dan kondisi apa saja, karena memiliki kemauan untuk belajar akan membantumu untuk bisa terus maju.

Niat yang Baik

Sama halnya dengan cara bersikap, niat baik juga akan membantumu mendapatkan kesepakatan yang diinginkan. Pihak yang diajak berunding akan bisa merasakan apakah kita memiliki itikad baik atau tidak. Sebagai contoh, saat kamu menawarkan nilai atau manfaat yang tidak sesuai dengan kebutuhan pihak lain, maka mereka bisa merasakannya. Sebaliknya, jika kamu berusaha mencari solusi yang saling menguntungkan dan bisa menyelesaikan masalah dengan baik, maka pihak lain juga akan langsung merasakan niat baik yang kamu tunjukkan.

Sebagai negosiator yang baik, usahakan untuk selalu memiliki niat untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, dan bukan hanya mementingkan kepentinganmu saja. Jika kamu memiliki niat yang baik, kamu bisa lebih mudah menemukan solusi terbaik yang akan memuaskan semua pihak yang terlibat.

Jadi sekarang kita tahu, bukan, bahwa baik dalam dalam dunia bisnis atau dalam kehidupan sehar-hari, negosiasi merupakan suatu kegiatan yang tak bisa dihindari. Oleh karena itu, kemampuan untuk melakukan negosiasi dengan baik sangatlah penting. Dalam hal ini, belajar tentang teknik-teknik negosiasi dapat membantu meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri dalam melakukan negosiasi. Dengan belajar dan mengasah kemampuan negosiasi, kamu bisa menghindari konflik yang tidak perlu dan mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi semua pihak.

Jika kamu tertarik untuk belajar negosiasi dari awal? Langsung saja ikuti Kelas Mikro Plus “Negotiate Like a Pro: Belajar Negosiasi buat Pemula” bersama Playbook, cara baru belajar Skill Masa Depan. Kelas ini dalam bentuk microlearning yang mudah dicerna. Cara pendaftaran sangat mudah, tinggal ikuti langkah-langkahnya di Playbook.

Selamat belajar!

Simak juga: 7 Kesalahan yang Tak Boleh Dilakukan dalam Negosiasi

Tags

Share

Related Articles

Employability, Skill Masa Depan

Reading time : 5 minutes

Penulisan Efektif, Skill Masa Depan

Reading time : 2 minutes

Persuasiveness, Skill Masa Depan, Teamwork
Tapi, apakah setiap negosiasimu selalu sukses? Jika tidak, kamu tidak sendiri. Banyak orang menghadapi tantangan dalam melakukan negosiasi, terutama jika tidak terbiasa atau merasa kurang

Reading time : 5 minutes