Hal Kecil yang Tak Disadari Bikin Kantong Milenial Bolong

Reading time : 3 minutes

Waktu baca : 3 menit

Ternyata tanpa disadari ada hal-hal kecil yang kerap bikin kantong milenial bolong. Segera simak 3 hal yang bikin kantong bolong serta cara mengatasinya!

Di era di mana teknologi berkembang pesat seperti sekarang ini, daya beli masyakat pun meningkat selaras dengan berbagai inovasi dalam dunia bisnis. Yang sering masuk dalam perangkap taktik jual beli seperti diskon, kupon, promo buy 1 get 1, dan lain-lain, siapa lagi kalau bukan generasi muda alias milenial? Mulai dari yang sudah berpenghasilan sendiri bahkan sampai anak sekolah pun, sadar atau tidak sadar terindikasi memiliki tanda-tanda perilaku konsumtif. Lantas milenial baru sadar ketika uang di dompet/tabungan sudah menipis. Hal-hal apa saja yang biasanya berkontribusi dalam “bocornya” kantung ini? Ada 3 hal paling umum yang sering kita lakukan yaitu gaya hidup, impulse buying dan hobi yang tidak dianggarkan.

Gaya Hidup

Apakah kita pernah membayar puluhan ribu untuk 1 gelas minuman yang sedang nge-trend? Menghabiskan ratusan ribu sebulan untuk take out makanan via aplikasi online karena tergiur iklan dan promo? Atau bahkan rela mengeluarkan uang jutaan untuk sepatu bermerek hanya karena semua teman tongkrongan punya yang serupa? Nah, gaya hidup yang sebenarnya tidak “sehat” ini sayangnya kerap kejadian di kehidupan nyata. Coba, deh, tanya ke diri sendiri, apakah kita juga termasuk golongan BPJS alias Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita ini? Kalau iya, yuk mulai evaluasi diri!

Impulse Buying

Hal yang mungkin kita tidak sadari dalam menyebabkan kantung bolong selanjutnya adalah impulse buying alias belanja kalap karena nafsu bukan karena kebutuhan. Nah, ini biasanya kejadian kalau kita udah tergiur sama diskon maupun promo-promo yang ada. Bahkan adalah “promo payday”, di mana bisnis-bisnis tersebut secara sengaja memberikan penawaran menarik di saat kita baru gajian. Belum lagi ditambah dengan kemudahan belanja online dan mobile banking, sudah tidak perlu keluar macet-macetan, panas-panasan bahkan tak perlu ngantri, barang belanjaan kita siap diantar sampai depan rumah. Hati-hati, awas dompetnya!

Hobi yang Tak Dianggarkan

Kebiasaan umum yang sering kali milenial tak sadari padahal menguras kantong adalah hobi yang tidak dianggarkan. Memang, memiliki hobi itu sangat bermanfaat tapi kalau kita asal mengeluarkan uang untuk hobi tanpa kalkulasi terlebih dahulu. Misalnya nih, kita hobi nge-gym dan akhirnya kita memutuskan untuk daftar membership. Eh, nggak taunya, kita hanya bisa ke gym 2 kali dalam sebulan gara-gara kerjaan yang numpuk. Nah, pengeluaran yang tidak maksimal begini sayang banget, kan?

Setelah tahu beberapa hal-hal sederhana yang sering kita lakukan tapi nguras kantung seperti di atas, ada 3 tips yang bisa kita berikan untuk kalian generasi milenial yang ingin hidup hemat.

Baca juga: “6 Keterampilan Berguna yang Wajib Dicoba”

Apa saja tipsnya? Simak di bawah ini ya!

Tips Anti Kantong Milenial Bolong

1. Catat Semua Pengeluaran

Tips paling mudah dan sederhana yang bisa kita lakukan adalah dengan membuat catatan pengeluaran, baik secara mingguan atau bulanan. Dengan membuat catatan pengeluaran, kita bisa mendata dan mengatur uang masuk dan keluar. Tentukan dana yang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari seperti makanan, perlengkapan rumah tangga, belanja fashion, skincare dan make up untuk kalian para perempuan, serta hobi atau anggaran pengeluaran lainnya. Setelah berbelanja, jangan lupa catat apa saja yang sudah kita keluarkan. Dengan cara ini, kita bisa sekalian evaluasi apakah barang-barang yang telah kita beli tadi memang kita perlukan atau justru tidak seberapa mendesak.

2. Maksimal 10% saja!

Buat peraturan bagi diri sendiri: pengeluaran di luar kebutuhan pokok tak boleh lebih dari 10% gaji. Buat kalian yang sering tak sadar melakukan impulse buying, mungkin hal ini bakal susah banget. Tapi jika kalian mau menerapkan prinsip ini, kamu bisa sekalian berlatih menahan diri dan bisa berhemat tapi tak pakai tersiksa. Memiliki batasan dalam hal belanja di luar pengeluaran yang telah dirancang tentunya membantu kita menahan diri untuk tak membelanjakan semua uang di tabungan kita. Jadi tak perlu khawatir di akhir bulan lagi, deh!

3. Disiplin

Tips terakhir adalah disiplin dengan apa yang telah kita tentukan. Tips terakhir ini jadi yang paling susah karena memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk mengubah suatu kebiasaan. Godaan pasti banyak, tapi kita harus bisa untuk tegas ke diri sendiri. Ketika ada ajakan untuk nongkrong dengan teman-teman sedangkan keadaan dompet kita udah mulai “seret”, coba untuk berani menolak. Kalau kita sudah berusaha keras untuk hemat tapi masih kalah sama ajakan dari orang-orang sekitar kita, bisa-bisa usaha kita untuk hemat tidak berhasil. Sayang kan kalau begitu?

Buat kalian yang sedang berjuang untuk menabung, semoga artikel ini memberi manfaat buatmu. Asal kamu tahu, kebiasaan positif itu bisa dibangun asal kamu rajin dan konsisten melakukannya. Ingin dapat ide membangun kebiasaan positif yang pasti akan memberi manfaat? Salah satunya adalah membangun kebiasaan belajar hal-hal baru setiap hari. Playbook baru saja meluncurkan #7MenitSehari yaitu belajar hal-hal baru yang dilakukan selama 7 menit (saja) setiap hari. Kamu bisa belajar lewat Kelas Mikro Gratis di Playbook. Yang paling menarik, semua materi di sini bisa diakses dengan gratis.

Nah, kamu jadi makin bisa berhemat, kan?

Baca juga: “Gali Potensi Baru, Ini Dia Beberapa Skill yang Harus Kamu Pelajari di Usia 30-an”

Tags

Share

Related Articles

Employability, Skill Masa Depan

Reading time : 5 minutes

Penulisan Efektif, Skill Masa Depan

Reading time : 2 minutes

Persuasiveness, Skill Masa Depan, Teamwork
Tapi, apakah setiap negosiasimu selalu sukses? Jika tidak, kamu tidak sendiri. Banyak orang menghadapi tantangan dalam melakukan negosiasi, terutama jika tidak terbiasa atau merasa kurang

Reading time : 5 minutes