Belajar Pakai Canva untuk Pemula

Reading time : 8 minutes

Waktu baca : 8 menit

Tampilan halaman depan Canva.

Tertarik untuk menggunakan Canva tapi belum tahu caranya? Simak uraian lengkap dan langkah-langkah memakai Canva!

BAGIAN 1:

Memanfaatkan Canva agar Visualisasi Konten jadi Lebih Menarik

Sekarang, orang akan lebih senang melihat dan membagikan konten yang tidak hanya isinya yang menarik tapi visualisasinya juga. Bahkan masih ada beberapa orang yang lebih senang menyimpan infografis untuk dibagikan di multimedia.

Visualisasi yang bagus akan membuat orang menjadi lebih tertarik dengan informasi yang disampaikan juga menjadi lebih memahami penyampaian pesan yang dimaksud.

Nah, mengerti akan pentingnya visualisasi dalam sebuah informasi juga efeknya. Sudah tersedia banyak tools design gratis yang telah dilengkapi dengan template design menarik untuk mempermudah proses mendesain.

Salah satu tool untuk membuat desain yang sedang naik daun adalah Canva. Sekarang Canva sudah menjadi perangkat desain online favorit banyak orang dan sudah digunakan oleh jutaan pengguna di seluruh dunia. Selain bisa dipakai secara gratis, varian template-nya sangat beragam, cara memakainya juga mudah.

Nah, sebelum belajar memakai, yuk, kita pelajari dulu apa itu Canva, manfaat dan keuntungannya.

Berbagai desain yang bisa diciptakan dengan Canva.

1. Sekilas tentang Canva

Canva adalah platform desain grafis yang memungkinkan pengguna untuk membuat grafik media sosial, presentasi, poster, dan konten visual lainnya. Aplikasi ini tersedia di web dan mobile, serta sudah mengintegrasikan jutaan gambar, font, template, dan ilustrasi. Pengguna dapat memilih dari banyak template yang dirancang secara profesional, dan mengedit desain dan mengunggah foto mereka sendiri melalui antarmuka seret dan lepas. Platform ini bebas digunakan, dan langganan berbayar seperti Canva Pro dan Canva for Enterprise menawarkan fungsionalitas tambahan. Pengguna juga dapat membayar untuk produk fisik yang akan dicetak dan dikirim.

2. Keuntungan Menggunakan Canva

Canva adalah alat desain yang hebat untuk para profesional komunikasi, humas dan marketing. Mudah digunakan dan memiliki banyak manfaat yang menjadikannya salah satu situs web terbaik untuk membuat desain.

Ini dia beberapa keuntungan yang bisa dinikmati pleh pengguna Canva:

  • Sebagian besar fitur gratis. Canva memiliki banyak font dan gambar yang tidak memerlukan biaya apa pun untuk digunakan.
  • Canva memiliki ukuran dan template yang telah ditetapkan untuk posting media sosial, kartu pos, poster, kartu, selebaran, dll.
  • Memiliki opsi prasetel (preset) yang membantu penggguna agar hemat waktu. Misalnya saat kita mencoba mencari dimensi khusus untuk suatu desain. Cukup klik pada jenis konten yang ingin dibuat, Canva akan memunculkan semua ukuran yang tersedia.
  • Canva memungkinkan kamu untuk berbagi desain dengan orang lain atau rekan kerja. Fitur kolaborasi memudahkan kita untuk melakukan pengeditan atau memberikan feedback pada desain tersebut.
  • Canva memiliki fitur autosave. Jadi jika kamu bisa melanjutkan editing dan desain kamu di Canva kapan saja.
  • Canva memungkinkan kamu untuk mengunggah gambar atau logo ke template. Jadi kamu bisa menambahkan gambar atau logo dari luar Canva pada desain yang kamu buat.
  • Canva memungkinkan kamu mengunggah logo perusahaan.
  • Canva adalah alat desain yang mudah digunakan dan gratis yang sudah dipercaya oleh banyak perusahaan besar.

3. Manfaat Canva untuk Bisnis

Canva sangat cocok untuk menjadi pilihan tools pembuatan design produk, marketing, publikasi, promosi sampai branding.

Canva memiliki berbagai template yang sudah disesuaikan ukurannya dan formatnya sesuai dengan masing-masing sosial media, mulai Instagram, Facebook, Twitter, Pinterest, TikTok dan lain-lain.

Dengan template yang tersedia, dengan mudah kamu bisa mendesain apapun mulai dari logo, materi promosi & marketing, infografis, kemasan produk, presentasi. Bisa dibilang, pilihannya hampir tidak terbatas.

4. Mendukung Kerja SEO pada Konten

Salah satu cara untuk meningkatkan SEO pada konten adalah tingginya interaksi pengunjung pada website atau blog. Interaksi yang dimaksud adalah berapa lama waktu yang dihabiskan pengunjung blog pada satu page di website atau blog kamu.

Nah, untuk membuat pengunjung betah berlama-lama mampir di websitemu, tentunya kamu perlu menampilkan visual seperti gambar, desain atau infografik yang menarik yang akan mendukung kontenmu. Dengan interaksi yang tinggi, maka rank pada Google pun akan jadi semakin tinggi.

5. Mudah Dipakai Bagi Non-Desainer

Sudah gratis, cara memakainya juga tidak sulit. Tidak harus habisin uang dan waktu untuk belajar desain cuman untuk urusan bikin infografis atau update konten di blog dan di sosial media. Cukup pakai Canva, kamu sudah bisa menghasilkan hasil desain yang sudah cukup baik, dan bisa lebih baik lagi dengan lebih banyak lagi mencoba dan berlatih.

 

Nah, setelah membaca penjelasan di atas, apakah kamu tertarik untuk mencobanya? Kini, pembicaraan akan kita lanjutkan dengan cara penggunaan Canva.

Membuat desain sederhana dengan Canva.

BAGIAN 2:

Belajar Mendesain Lebih Cepat Pakai Canva

Buat yang baru pertama kali menggunakan Canva, mungkin kamu akan takjub dengan tampilan halaman beranda yang penuh dengan berbagai fitur. Jangan takut, fitur-fitur yang ada di Canva relatif mudah untuk digunakan, bahkan buat pemula sekalipun!

Mari kita simak langkah-langkahnya sebagai berikut:

 

Step 1: Pilih desain yang diinginkan

Untuk memulai, pilih jenis desain yang kamu inginkan. Ada berbagai jenis desain yang bisa dipilih, misalnya beberapa yang paling popular adalah desain untuk Instagram post atau story, Facebook post atau story, poster standar, logo, presentasi, infografik, dan lain-lain. Bahkan kamu juga bisa memilih desain untuk pembuatan kaos, buku, invoice, daftar menu, undangan, dan lain-lain. Masing-masing desain juga sudah disesuaikan ukurannya sesuai dengan kebutuhan.

Kamu juga bisa membuat sebuah desain dengan ukuran tertentu. Caranya tinggal menentukan ukuran yang diinginkan pada fitur pengaturan ukuran (dalam piksel, milimeter atau inci).

Catatan: Langkah ini adalah untuk mendapatkan kanvas kosong yang akan kamu pakai untuk membuat desain. Jika kamu ingin potong kompas untuk membuat desain dari sebuah template, kamu juga bisa! Tinggal pilih template yang tersedia dan kamu tinggal memodifikasinya.

Step 2: Pilih latar belakang (background)

Setelah menentukan desain dan ukurannya, kini kamu sudah memiliki kanvas yang kosong. Sekarang kamu bisa mulai membuat desain yang kamu inginkan. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkan warna latar (background) atau menambahkan foto atau gambar.

Warna

Tambahkan warna latar yang sesuai dengan kebutuhan. Caranya, pilih dari palet warna yang ada di menu sebelah kiri. Tinggal klik warna yang diinginkan dan seret ke kanvas yang masih kosong tadi. Selain memilih warna dari palet yang telah tersedia, kamu juga bisa menggunakan warna yang spesifik yang bisa didapatkan dari spektrum warna yang ada.

Tip: Ternyata tiap warna punya makna tersendiri. Misalnya warna ungu dikaitkan dengan individualitas, oranye berkaitan dengan aktivitas, dan hijau memunculkan gambar-gambar alam dan lain-lain. Pilih warna yang paling sesuai dengan pesan yang ingin kamu sampaikan.

Foto

Untuk menggunakan foto sebagai latar belakang, caranya juga gampang. Ada banyak pilihan foto yang tersedia di menu sebelah kiri. Pilih yang kamu inginkan, dan klik atau seret ke kanvas desain yang kamu buat. Setelah foto tersebut menempel di kanvas, kamu juga bisa mengeditnya, mulai dari menyesuaikan ukurannya, memotong, memutar posisi, memberikan filter dan lain-lain.

Di Canva juga terdapat berbagai fitur untuk memberikan efek visual khusus, mulai dari filter yang sudah diatur (preset) hingga pengaturan besar untuk mengubah kecerahan, saturasi, atau kejernihan foto.

Punya foto sendiri yang ingin ditambahkan ke dalam desain? Kamu bisa mengunggah dulu foto tersebut ke dalam Canva. Caranya cukup unggah atau seret dan jatuhkan ke dalam fitur foto. Selanjutnya kamu bisa menggunakan foto ini ke dalam desainmu.

Proses unggah ini juga berlaku untuk jenis media lain seperti klip video atau klip suara (audio).

Tip: Dalam desain, gambar sangat mendukung pesan yang ingin disampaikan. Jika kamu memutuskan untuk menggunakan suatu foto sebagai latar belakang, jangan lupa pertimbangkan tekstur dan struktur desain, agar desain tetap estetik dan pesan bisa tersampaikan dengan baik.

 

Step 3: Tambahkan elemen

Setelah menambahkan warna dan gambar, mungkin kamu membutuhkan elemen lain dalam desain. Misalnya seperti teks, ikon, ilustrasi dan lain-lain. Kombinasikan semua elemen lain secara seimbang. Dalam desain, keseimbangan dan komposisi semua elemen itu sangat penting. Tujuannya agar desain terlihat menarik secara visual.

Saat kamu sedang mendesain dan mengatur komposisi elemen-elemen tersebut, pastikan semuanya seimbang. Mana yang menjadi pusat perhatian, dan mana yang bersifat mendukung? Apakah jarak dan ukurannya semua seimbang dan rapi?

Tip: Terkadang, less is more. Jangan membebani desain kamu dengan terlalu banyak elemen. Hal itu bisa membingungkan pesan visual yang ingin disampaikan. Cobalah bermain dengan ukuran, warna, dan posisi. Kamu akan bisa melihat mana yang paling cocok.

Step 4: Pilih font yang tepat

Mungkin desainmu mengandung teks atau tulisan untuk menyampaikan sebuah pesan. Yang jelas, pemilihan font juga memiliki dampak besar pada desain. Para profesional dalam bidang desain meyakini bahwa setiap font memiliki karakter tersendiri. Jadi, font yang imut dan playful pastinya tidak sesuai untuk desain poster yang berkesan serius untuk firma hukum atau management consulting.

Memilih jenis font ternyata tidak semudah yang dikira. Canva memiliki koleksi berbagai font yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Kamu mungkin bisa melewatkan waktu yang tidak sebentar untuk melihat-lihat font agar sesuai dengan desain yang kamu buat.

Tip: Keep it simple. Jangan gunakan terlalu banyak jenis font yang berbeda dalam sebuah desain. Pastikan kamu hanya menggunakan maksimum dua jenis font saja, misalnya jika kamu memilih satu font yang rumit, padukan dengan font yang lebih sederhana. Tujuannya agar desain tetap menarik, tidak berantakan, dan tulisan mudah dibaca.

Canva juga menyediakan panduan bernama “Ultimate Guide to Font Pairing” yaitu teknik dan tips untuk mengkombinasikan font agar kamu tidak salah pilih!

 

Step 5: Unduh desainmu (atau publikasikan!)

Setelah puas dengan desainmu, kini saatnya untuk mengunduh desain yang telah kamu buat untuk dipakai sesuai kebutuhan. Kamu bisa mengunduh desain sesuai dengan format yang diinginkan, misalnya dalam bentuk png, jpeg, pdf, mp4 dan lain-lain. Kamu bisa mengunduh seluruh halaman yang terdapat dalam berkas desain tersebut, atau hanya halaman tertentu saja.

Jika kamu ingin langsung mempublikasikan desain tersebut, tersedia beberapa opsi seperti membagi desain ke jaringan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lain-lain.

Tak hanya itu, kamu juga bisa mencetak hasil desain dan memesannya langsung dari percetakan.

BAGIAN 3:

Menggunakan Canva untuk Membuat Materi Media Sosial

Data menunjukkan bahwa visual memegang peranan penting dalam konten di media sosial. Konten yang memiliki visual yang menarik akan lebih mudah diterima oleh para pengguna media sosial. Oleh karena itu, buat perusahaan dan bisnis yang menggunakan media sosial sebagai sarana promosi dan marketing, maka pembuatan konten visual yang bagus jadi sangat penting.

Tertarik untuk menggunakan Canva untuk menghasilkan konten visual untuk keperluan media sosialmu?

Kali ini kita akan membahas 5 cara cerdas menggunakan Canva untuk media sosial. Pelajari langkah-langkahnya di sini!

 

Materi 1: Social media cover images

Cover photo adalah hal pertama yang dilihat audience saat mengeklik profil suatu akun. Foto sampul ini akan menghiasi profilmu dan menggugah kesan pertama audience: siapa kamu dan apa yang kamu tawarkan?

Pastinya, kamu bisa menciptakan desain cover photo untuk berbagai akun media sosialmu dengan Canva. Di sini kamu akan menemukan ribuan template cover yang dirancang secara profesional dan siap digunakan! Kamu tinggal menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan.

Desain cover photo yang tersedia misalnya untuk Facebook, Linkedin, Twitter, Pinterest, blog dan lain-lain.

 

Materi 2: Social media posts

Dalam media sosial, kita mempublikasikan materi dalam bentuk “post”. Materi ini bisa hanya berupa teks tapi juga bisa juga materi visual. Nah, seperti yang telah dibahas di atas, konten visual akan lebih menarik perhatian audience.

Di Canva, kamu bisa menemukan berbagai template yang bisa digunakan untuk keperluan media sosialmu. Semua template juga sudah disesuaikan dengan ukuran yang dibutuhkan oleh masing-masing jaringan media sosial, misalnya Facebook, Instagram, Twitter, Linkedin dan lain-lain.

Kamu bisa menggunakannya sesuai dengan kebutuhan, atau bahkan kamu juga bisa menciptakan sendiri dengan langkah-langkah yang telah dibahas di atas.

 

Materi 3: Social media stories

Selain “post”, kamu juga bisa mempublikasikan “stories”. Sesuai dengan kemajuan jaman, sekarang ini “story” juga sama pentingnya dengan “post”. Artinya, kualitas visual yang akan kamu publikasikan pada story harus bagus juga. Dengan Canva, kamu juga bisa menciptakan materi ini dengan mudah. Seperti biasa, kamu tinggal pilih template desain atau membuat desain dengan ukuran yang pas. Tinggal kembangkan saja imajinasimu untuk menciptkan desain tanpa batas.

 

Wah, bagaimana menurut pendapatmu, apakah kamu tertarik untuk mencoba Canva? Dari uraian yang lumayan panjang ini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa tool ini sangat membantu untuk menciptakan desain yang menarik. Tool ini juga mudah digunakan oleh siapa saja, bahkan buat mereka yang tidak memiliki latar belakang desain. Kini, membuat desain jadi lebih menyenangkan dan kita bisa jadi lebih kreatif! Selamat mencoba!

Baca juga: Makin Produktif Berkat Trello

Tags

Share

Related Articles

Employability, Skill Masa Depan

Reading time : 5 minutes

Penulisan Efektif, Skill Masa Depan

Reading time : 2 minutes

Persuasiveness, Skill Masa Depan, Teamwork
Tapi, apakah setiap negosiasimu selalu sukses? Jika tidak, kamu tidak sendiri. Banyak orang menghadapi tantangan dalam melakukan negosiasi, terutama jika tidak terbiasa atau merasa kurang

Reading time : 5 minutes