6 Skills Penting yang Diperlukan dalam Digital Marketing

oleh Playbook Team

Tertarik terjun ke dunia digital marketing? Pastikan kamu memiliki 6 skills penting yang diperlukan dalam digital marketing. Simak terus di sini:

Seiring perkembangan zaman, semakin banyak usaha-usaha dilakukan daring alias online, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini. Bisnis yang tak berbasis daring pun tetap memerlukan digital marketing untuk meraih konsumen dalam lingkup yang lebih luas. Dengan peluang pekerjaan yang begitu luas, tak heran orang-orang tertarik untuk terjun ke dalam bidang ini.

Layaknya memasuki pekerjaan lainnya, kamu pun perlu memiliki kemampuan-kemampuan tertentu agar bisa diterima di bidang ini. Berikut ini adalah 6 skills penting yang diperlukan dalam digital marketing. Pastikan kamu memilikinya!

1. Menguasai Software Pengolah Angka & Presentasi

Skill penting pertama yang diperlukan dalam dunia digital marketing adalah kemampuan mengoperasikan software pengolah angka dan software presentasi. Dalam perusahaan, kemampuan untuk mengoperasikan software presentasi seperti Microsoft PowerPoint, Keynote, atau Google Slides akan sangat dibutuhkan untuk menjelaskan ide-idemu kepada rekan-rekan kerja dan atasanmu. Memang terdengar sepele, tetapi terutama jika kamu bekerja di sisi kreatif digital marketing, kemampuanmu menyampaikan ide dengan inovatif dan menarik bisa menjadi senjata yang sangat penting.

Masih sejalan dengan ini, kamu juga harus mampu mengoperasikan software pengolah angka seperti Microsoft Excel atau Google Sheets dengan lihai. Hal ini sangat berguna ketika kamu perlu menyusun data pemasaran dengan teratur atau menganalisis pasar dengan data yang tersedia. Kamu juga bisa menggunakan ini untuk memperkuat argumenmu dalam presentasi dengan menunjukkan data hasil kalkulasimu.

2. Memiliki Kompetensi Numerik

Kompetensi numerik adalah skill penting lain yang diperlukan dalam digital marketing. Jangan panik dulu, yang dimaksud dengan kompetensi numerik adalah kemampuan statistika. Kamu tidak perlu menjadi ahli matematika, kok. Dalam digital marketing, kamu harus mampu menghitung data-data keuangan seperti ROI (Return On Investment), CPM (Cost Per Mille), CPA (Cost Per Action), CPV (Cost Per View), dan lain-lain. Walau sederhana, perhitungan-perhitungan ini adalah bagian fundamental dari pemasaran digital. Hampir bisa dibilang semua pemasaran, periklanan, produksi barang, dan sebagainya hanya dapat dijalankan dengan bantuan data-data perhitungan di atas. Karena itu, pastikan bahwa kamu mampu menghitung dan memahami hasil perhitunganmu.

Tidak “Gaptek”

Mengingat digital marketing bergerak dengan dunia maya sebagai arenanya, sudah sepantasnya bahwa kamu harus memahami cara kerja web agar dapat memanfaatkannya dengan baik. Kamu tak perlu tahu berbagai macam teknologi informatika dan programming (meskipun skill ini pasti jadi nilai plus buatmu), tetapi kamu setidaknya harus paham dengan cara kerja URL, bagaimana cara kerja tracking, standar SEO (Search Engine Optimization – Optimalisasi Mesin Pencari), dan sebagainya. Kamu juga diharapkan untuk tidak takut mengeksplorasi aplikasi-aplikasi baru dan cara kerjanya agar kamu bisa memaksimalkan pemasaranmu di sana. Akan menjadi nilai tambah juga apabila kamu mempunyai pemahaman mendasar tentang cara kerja iklan secara umum atau di platform tertentu.

Copywriting

Copywriting juga jadi salah satu skill penting yang diperlukan dalam digital marketing. Copywriting adalah kegiatan menuliskan teks yang bertujuan mengiklankan atau memasarkan sesuatu. Hal ini melibatkan kemampuanmu untuk merangkai kata sedemikian rupa sehingga pembaca akan tertarik membeli produkmu. Slogan-slogan merek dan kata-kata yang kamu temukan pada iklan dan kemasan produk adalah hasil dari copywriting. Copywriting dapat menentukan apakah barangmu laku atau tidak, sehingga keahlian ini sangat penting dalam digital marketing yang mengandalkan periklanan tanpa berhadapan dengan konsumen secara langsung.

Kamu bisa belajar copywriting dengan membaca berbagai artikel yang tersedia atau ikutan kursus misalnya seperti ini. Jika ingin cara belajarmu makin terarah tapi gratis alias tidak perlu bayar, coba saja belajar lewat Kelas Mikro Gratis: “Belajar Copywriting dari Awal”.

Baca juga: “5 Cara Bikin Headline “Nendang” & Dibaca Orang”

 

5. Rapi dan Teratur

Skill ini terdengar sederhana dan sepele, namun jangan salah. Kerapian dan teratur adalah skill penting yang diperlukan dalam digital marketing.

Ketika kamu memasuki dunia digital marketing, bayangkanlah bahwa kamu adalah “sekretaris pribadi” beberapa produk sekaligus. Kamu harus tahu kapan sebuah produk akan mulai dipasarkan, kapan rapat terkait desain produk akan dilaksanakan, di mana saja iklan akan diluncurkan, dan segudang hal-hal lainnya yang bisa jadi berjalan bersamaan. Agar kamu tidak kewalahan, kamu harus punya kemampuan mengorganisir yang baik dan efektif.

Memang, sih, sekilas dibayangkan kalau mengingat-ingat tanggal dan menyimpan data dengan rapi terlihat sepele, tetapi bagaimana jika ada kendala yang menyebabkan konsep iklan dicoret dan diubah total saat sudah mendekati deadline? Bagaimana jika atasanmu ingin kamu mengirim data produk lama saat itu juga? Kalau kamu tidak terorganisir, kamu akan kehabisan waktu dan tenaga mencari-cari data karena kamu tidak mengaturnya dengan rapi.

Kebiasaan melakukan pekerjaan dengan rapi dan teratur akan menunjukkan kalau kamu memiliki self management skill yang tinggi. Biasanya orang-orang yang rapi dan organized memiliki kemampuan time management yang juga sangat bagus. Semua ini akan menjadikan Character skills-mu jadi makin menonjol.

Bagaimana agar mengukur apakah self management skill-mu tinggi? Seberapa banyak skor Character-mu? Kamu bisa menemukan jawabannya di SkillCard, sebuah alat pengukuran kemampuan atau keterampilan diri. Bisa diakses dan digunakan dengan gratis agar kamu bisa lebih mudah meraih cita-cita dan target karier!

6. Menguasai Problem Solving

Skill ke-6 yang diperlukan dalam dunia digital marketing ini juga sangat important. Dan pasti kamu juga sudah sering mendengarnya: problem solving.

Di mana saja dan kapan saja kamu dituntut memiliki kemampuan memecahkan masalah dengan cepat dan efektif. Meskipun posisi yang kamu inginkan atau duduki bukan posisi pemimpin, penting buatmu untuk tidak terlalu bergantung pada atasanmu ketika terjadi masalah karena kamu dapat memperlambat kinerja tim.

Jika kamu ingin mempelajari langkah-langkah yang diperlukan dalam problem solving secara bertahap, segera simak saja Kelas Mikro Gratis yang, seperti namanya, bisa diakses dan dinikmati secara gratis. Kelas Problem Solving bagian pertama membahas dasar-dasar yang harus diketahui dalam problem solving. Di kelas Problem Solving bagian kedua, kamu bakal belajar bagaimana menuntaskannya, termasuk bagaimana cara mengambil keputusan (decision making). Cepat buruan, mumpung gratis!