5 Cara Bikin Headline “Nendang” & Bakal Dibaca Orang

oleh Playbook Team

Headline adalah salah satu hal yang paling penting dalam copywriting. Lain kali kamu harus menulis headline, ini dia 5 cara yang bisa bikin headline “nendang” & bakal dibaca orang:

Headline merupakan salah satu hal penting dalam copywriting. Saat membaca headline yang menarik, pembaca akan terus membaca tulisan dengan tuntas. Tanpa headline “nendang”, pembaca akan melewatkan tulisanmu! Headline yang menarik perhatian adalah headline yang bisa menimbulkan curiosity para pembaca. Rasa ingin tahu inilah yang membuat mereka akan membaca tulisan kita hingga akhir. Tapi, untuk membuat headline yang menarik, tentu kamu membutuhkan latihan yang banyak. Semakin banyak kita berlatih, akan semakin bagus juga headline yang kita buat.

Ini dia beberapa tips berkhasiat yang bisa kalian coba lakukan ketika menulis headline. Coba saja!

Headline Dimulai dengan Angka

Memulai judul dengan angka akan memberi efek yang berbeda kepada para pembaca. Angka-angka ini akan menumbuhkan rasa ingin tahu yang ada pada benak para pembacamu. Jadi, mereka yang sedang browsing internet dan menemukan headline yang kamu tulis dengan angka pasti akan langsung klik dan membacanya!

Selain membuat headline jadi menarik, angka juga memudahkan penulis untuk mengurutkan isi tulisan yang sedang dibuat.

Contoh:

20 Ide Aktivitas yang Dapat Kamu Lakukan Ketika #Dirumahaja

 

Headline Informasi Cara Melakukan Sesuatu (“How to”)

Judul yang mengandung informasi bahwa kontenmu berisi cara, ide, tips, atau saran ini juga sangat menarik.Tipe-tipe artikel seperti ini juga biasanya sangat diminati oleh para pembaca.

Coba bayangkan, kamu lagi ingin memasak dengan bahan dasar ayam tapi kamu bosan dengan masakan yang itu-itu saja. Lalu, saat kamu membaca headline dengan judul “Cara Memasak Sate Ayam Tanpa Panggangan dengan Arang.” Pasti kamu akan tertarik untuk membacanya. Apalagi jika kamu memang tak punya panggangan tradisional dengan arang dan kamu sedang mencari resep bikin sate ayam seenak abang-abang.

 

Baca juga: “5 Keuntungan Jadi Penulis Konten Lepas”

 

Headline Menghindari Kesalahan

Kita biasa menganggap bahwa kesalahan merupakan hal yang buruk yang seharusnya tak layak diungkit-ungkit, bahkan dijadikan sebuah judul. Jangan salah, ternyata menyebutkan kesalahan ini justru bisa menarik perhatian pambaca untuk menyimak artikelmu lebih lanjut lagi. Sebetulnya makna di balik headline seperti ini adalah membantu pembaca agar bisa menghindari kesalahan tersebut. Tak heran, headline dengan menyebutkan “kesalahan” justru banyak dipakai dan banyak dibaca oleh pembaca. Pembaca akan mencapatkan manfaatnya dengan menghindari hal tersebut.

Contoh:

5 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan ketika Melamar Pekerjaan

 

Headline yang Fokus pada Solusi

Solusi memang merupakan sebuah hal yang dicari oleh orang-orang yang memiliki pertanyaan mengenai sesuatu atau sebuah masalah yang harus segera diselesaikan. Oleh karena itulah, konten yang focus memberi solusi akan dibaca pembaca yang memang mencari jawaban atas permasalahan mereka. 

Contoh:

Tutorial Lengkap Mengedit Video Pakai Davinci Resolve

 

Headline Sharing Pengalaman  

Berbagi pengalaman kepada orang lain ternyata juga dapat menjadi salah satu ide untuk menulis artikel. Dengan membagikannya, para pembaca tentu akan dapat memetik pelajaran berharga dari pengalamanmu.

Tipe-tipe konten seperti ini dianggap inspiratif dan memberi motivasi kepada pembaca. Pengalaman hidup yabg inspirasional kerap menjadi pembawa semangat dalam menjalani hidup.

Contoh:

Artikel “What I’ve Learned In My 30’s (So Far): Lessons Towards Living The Good Life” yang ditulis oleh Tim Denning dari Australia mendapatkan 2900 tepuk tangan di Medium.

5 tipe headline di atas hanyalah sebagian dari berbagai tipe headline yang ada. Jika kamu tertarik untuk belajar lebih lanjut, kenapa tidak mencoba ikutan kelas gratis Kelas Mikro Gratis “Belajar Copywriting dari Awal”. Kelas ini gratis dan bisa diakses di kapan saja dan di mana saja. Materinya ringan dan bisa diselesaikan dalam waktu 7 menit. Menarik, kan?

Kelas Mikro Gratis “Belajar Copywriting dari Awal” ini terdiri dari tiga bagian. Kamu bisa mulai dari bagian pertama, lalu lanjut bagian kedua dan bagian ketiga. Jangan ragu buat ikut semuanya, ya, mumpung gratis!

Ingin merambah ke content writing? Siapa takut? Ada kelas gratisnya di sini buatmu!